Selasa, 19 April 2011

Pengalaman Micro Teaching

saya telah menerapkan metode jigsaw dalam pembelajaran untuk MEMPERDALAM KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL. Hasilnya, antusias siswa dalam mengerjakan soal dan bekerjasama meningkat diatas yang saya perkirakan. Untuk menghemat waktu saya memodifikasi metode jigsaw tersebut, terutama dalam presentasi, kelompok mempresentasikan 1 saja pekerjaan kelompok lain.
Jigsaw

Jigsaw atau model tim ahli dalam pembelajaran dikembangkan oleh Aronson, Blaney, Stephen, Sikes, dan Snapp, 1978.

Manfaat Micro Teaching

Disampaikan juga oleh Bpk. Drs. Agus Budiarto, M. AP beberapa tujuan dan manfaat dari micro teching diantaranya adalah
1.       Meningkatkan kemampuan menilai diri sendiri dan menilai orang lain
2.       Meningkatkan Rasa Percaya diri
3.       Meningkatkan kemampuan pemilihan metode pengajaran
4.       Perbaikan terhadap keterampilan-keterampilan mengajar
5.       Menciptakan metode baru dalam mengajar
6.       Memiliki kesempatan belajar bersama (Peer group)
Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat meningkatkan mutu tenaga pendidik di lingkungan STMIK Dharma Wacana Metro, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Micro Teaching

Pengertian Micro Teaching

         Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar dalam situasi laboratoris (Sardirman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar)

          Maksud dan tujuan micro teaching
Maksud yaitu meningkatkan performance yang menyangkut keterampilan dalam mengajar atau latihan mengelola interaksi belajar mengajar.
Tujuan adalah membekali calon guru sebelum sungguh-sungguh terjun ke sekolah tempat latihan praktek kependidikan untuk praktek mengajar (Sardiman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar ).